saat saat terindah adlah suatu ketika yang tak dapat ku gambarkan. Entah telah lalu atau mungkin masih jauh di depan sana. Bunga malam debgan aroma sedap malam. secangkir kopi tersambung sebatang rokok. Apa hidup ini begitu pilu dengan keberadaan ku. maafkan aku yang pernah ada dan mencintai mu diam-diam. dan berharap saat yang indah itu ada saat dengan mu. seperti dinginya taman sari yang setia menanti mekarnya sang Edelwaise, seperti itu lah sempat ku menanti kita dalam keabadian. aku tak bicara bukannya pengecut,juga bukannya tak tahu bagaimana kata-kata tentang Cinta. aku diam karena aku berharap kelak saat kita dewasa kita bisa punya rasa yang sama. yang kita lalui dengan keseriusan orang dewasa, satu untuk selamanya. NAMUN kini, aku harus berusaha mengatakakan sejujurnya pada hati ku sendiri. kalau aku tak pernah ada di hatimu. bahkn sebagai kenalpun telah buram siap terhapuskan. Hanya lamunan sesaat kau hadir dalam imaji ku. menghapus cerita tentang kita yang pernah SMA.
orang beruntung adalah ketika mencintai dan terbalas cintanya. dan yang paling beruntung adalah tak pernah jatuh cinta. dan paling sial adalah ketika mencintai orang yang salah. mungkin ini mirip pendapat Gie. tentang keberuntungan dan kehidupan. namun ini samaswkali bukan puisi namun ungkapan hati yang sedih tak kenai mimpi..
semoga kau selalu bahagia li dan terjawab atas semua pengorbanan,kesabaran dan kesetiaan yang selalu kau tanam di hati mu..
Yang saya rasakan, yang saya lihat
Benk Widhiono
@benkwidhiono
Published with Blogger-droid v2.0.4
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Wp Theme by Promiseringsdesigns. Blogger Template by Anshul Distribution By New Blogger Templates.
Filed Under : by tri widhiono
Kamis, 02 Agustus 2012
0 komentar:
Posting Komentar