Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

My Summer home (1)

serpih harapan dalam hamparan birunya jagad perjalanan. terpilih satu diantara seribu. bak sebutir permata dalam lautan pasir. yang tergambar di dalamnya sebuah kehangatan rumah yang berhias cinta. bersama kehalalan seorang wanita. menyikap suka duka bahtera rumah tangga dan segala baik-buruknya serta kemungkinan terburuknya. rumah tangga bukanlah hal yang susah-susah gampang. gampang membentuk keluarga. ada mempelai saksi wali dan ijab kobul. dan itu bisa dilaksanakan kurang dari 15 menit. dan keluarga kecil baru telah terbentuk.tapi bagaimana sebelum dam sesudahnya itulah yang menjadi soal besar yang ga cukup dengan satu jawaban ya atau tidak. Dan semua itu samasekali tak semudah ijab dan qobul. Dan bila anda memiliki sebuah nazar,cita-cita ataupun mimpi, wujudkan atau lakukan lah sebelum anda menikah. karena semua itu butuh konsentrasi. dan setelah ijab qobul sejuta problema telah menanti anda dan meminta konsentrasi anda.
Apabila seorang telah mencapai dewasa dan telah mampu hendaklah menikah dan apabila belum mampu supaya berpuasa. Semenjak isia kita menginjak belasan tahun atau malah kurang dari itu kelenjar vital kita mulai menjalankan fungsinya dan peka. kita mulai pandai menilai plus minus lawan jenis. sekalipun seorang laki-laki yang cuek dan dingin pun akan pandai memilih. hanya saja mereka tak menggemborkan dan berlebihan menyikapinya. Sepertihal nya aku sendiri. Sejak aku SD aku sudah mulai memilih dan menilai nya. sekalipun sebenarnya tak pernah ku mengerti maksut dan tindak lanjutnya. mungkin sudah naluri seorang manusia. karena dalam pada dasarnys dada manusia terdapat naluri,kasih sayang,dan kebenaran hakiki.

0 komentar:

Posting Komentar