bunga hati,.
tumbuh mewangi di dalam dada,.
aroma santun elok rupawan,
menembus rasa dan ketidak pastiaan...
bunga hati tetap mekar mewangi di dalam diri,
bersemayam dalam kesetiaan,
tak berharap banyak dari raga yang tiada sempurna.
ada senyuman mengupas penat bikisan batin,
tersimpan indah kesetiaan kemarin,
sampai nanti,sampai lusa..,
sampai aku lupa, akan rasa yang disebut cinta.
aku mengharap mu bagai hujan di padang tandus,
tetes basahi jiwa angan ku yang kian haus,
berharap kau bawa segenggam rasa,
untuk mengakiri musamnya dahaga cinta,
manis, dimana kah kau bawa separuh hati ini,
harus aku menanti semua dengan tak pasti,
sampai nanti,sampai lusa..,
sampai aku lupa, akan rasa yang disebut cinta.
sampai nanti,sampai lusa..,
sampai aku lupa, akan rasa yang disebut cinta.
tumbuh mewangi di dalam dada,.
aroma santun elok rupawan,
menembus rasa dan ketidak pastiaan...
bunga hati tetap mekar mewangi di dalam diri,
bersemayam dalam kesetiaan,
tak berharap banyak dari raga yang tiada sempurna.
ada senyuman mengupas penat bikisan batin,
tersimpan indah kesetiaan kemarin,
sampai nanti,sampai lusa..,
sampai aku lupa, akan rasa yang disebut cinta.
aku mengharap mu bagai hujan di padang tandus,
tetes basahi jiwa angan ku yang kian haus,
berharap kau bawa segenggam rasa,
untuk mengakiri musamnya dahaga cinta,
manis, dimana kah kau bawa separuh hati ini,
harus aku menanti semua dengan tak pasti,
sampai nanti,sampai lusa..,
sampai aku lupa, akan rasa yang disebut cinta.
sampai nanti,sampai lusa..,
sampai aku lupa, akan rasa yang disebut cinta.
Filed Under : by tri widhiono
Rabu, 31 Juli 2013

0 komentar:
Posting Komentar