Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

28 oktober 2013



Terkadang pagi membawa kita pada pemandangan di jalanan. Seorang pak tua dengan grobak tua mulai menyusuri sisa-sisa dari sebagian yang berharga. Adalgi seorang bapak dengan dandanan klemis dan tas kulit segi empat,yang mungkin tengah menuju kantor, ada juga seorang bapak – bapak degan pakaian biasa celana kolor dan sandal jepit berjalan ditepian jalan menuju kea rah ATM di seberang jalan sana. Dan mungkin sebentar lagi ada mbak-mbak yang hamil yang kemungkinan berangkat menuju salon di barat kios sana. Dari se,ua itu seperti memberikan tanda Tanya di jidat ku yang lumayan besar. Untuk apa, atas dasar apa,dan untuk siapa semua ini. Entahlah manusia hidup harus penuh usaha, soal hasil serahkan semua pada sang Maha Pemberi. dariNya semua berasal, atas kehendaknya semua berjalan, dan padaNya semua akan berpulang.
                Hari ini kalender di toko menunjukan angka 28 Oktober pada tahun 2012. Mungkin  tak ada ayng menganggap istimewa hari ini. Sebagian orang hanya tahu hari ini hari senin, senin kliwon lebihnya. Tapi mungkin di berbagai sudut Indonesia para mahasiswa turun berorasi di jalanan. Ya bertepatan tanggal hari ini pada tahun 1928 lalu, para pemuda Indonesia berkumpul dalam kongres yang melahirkan sumpah pemuda.

"Nasionalis ga harus nulis INDONESIA di Jidat Lu, tapi lebih ke attitude dan pemikiran kalian yang kritis dan bermanfaat serta peduli"

Selamat hari sumpah pemuda,

0 komentar:

Posting Komentar