Tatang segala hari mu,
Hadapi semua masalah mu,
Kita memang terlahir tanpa siapa-siapa..
Hadapi semua yang kau anggap lawan..
Dengan cara terbaik mu,
Dengan keegoisan tersantun mu..
Kita terlahir untuk berperang,
Sebuah perjuangaan untuk prinsip dan harga diri..
Kita tak harus menang,
Kita tak harua mengusai ,
Karena kita bukan penindas,
Ataupun juga perengut atas keirian hati semata..
Kita hanya melindungi hak kita
Dan berdiri atas harga diri kita..
Menang kalah bukan persoalan..
Dalam peperangan,
menang jadi arang kalah jadi abu..
Tak selalu pemberontak binasa,
Dan tak selama nya pahlawan berjaya,..
Yang pasti,
Kelicikan pembrontak itu akal bulus,..
Dan kelicikan pahlawan itu taktik,..
Kita memang tak jauh beda ,
Yang menang jadi tuan,
Yang kalah jadi bangsat..
Dan begitu sampai nanti,
Sampai kita menyadari,
Memotong jar beralaskan lutut..
Hadapi semua masalah mu,
Kita memang terlahir tanpa siapa-siapa..
Hadapi semua yang kau anggap lawan..
Dengan cara terbaik mu,
Dengan keegoisan tersantun mu..
Kita terlahir untuk berperang,
Sebuah perjuangaan untuk prinsip dan harga diri..
Kita tak harus menang,
Kita tak harua mengusai ,
Karena kita bukan penindas,
Ataupun juga perengut atas keirian hati semata..
Kita hanya melindungi hak kita
Dan berdiri atas harga diri kita..
Menang kalah bukan persoalan..
Dalam peperangan,
menang jadi arang kalah jadi abu..
Tak selalu pemberontak binasa,
Dan tak selama nya pahlawan berjaya,..
Yang pasti,
Kelicikan pembrontak itu akal bulus,..
Dan kelicikan pahlawan itu taktik,..
Kita memang tak jauh beda ,
Yang menang jadi tuan,
Yang kalah jadi bangsat..
Dan begitu sampai nanti,
Sampai kita menyadari,
Memotong jar beralaskan lutut..
Filed Under : by tri widhiono
Jumat, 29 Maret 2013
0 komentar:
Posting Komentar