Aku mlihat purnama malu-malu malam ini,
Berdiam diri di balik rerimbun bambu yang bisu,
Diantara hamburan langit dengan bintang yang tak seberapa.
Dan cinta-cinta yang tersenyum walau dengan hati merana.
Manis,
Apa kau rasa yang kurasa,
Apakah aku bersalah saat jatuh hati padamu,
Pada kelembuatan hati mu,
Pada sikap mu, yang tak semua wanita milikinya.
Aku tak pandai membaca hati,
Aku pun tak paham banyak tentang wanita.
Yang aku tahu, aku jatuh hati padamu bertahun-tahun lalu.
Dan mungkin aku telah salah,
Karena dibalik pribadimu yang selalu ku kagumi,
Ada paras cantikmu yang mengganggu,
Dan mungkin orang-orang seperti ku akan selalu salah,
Ketika jatuh cinta pada wanita secantik dirimu,
Dan jatuh cinta bukan sebuah rencana,
melainkan sesuatu yang tak satupun mampu menolaknya.
Filed Under : by tri widhiono
Kamis, 15 Mei 2014
0 komentar:
Posting Komentar