Lagu cinta itu masih untukmu kekasih,
Diantara sinar-sinar yang menabukan kegelapan,
Dan keheningan yang menusuk gaduh, sepi.
Aku pun masih aku yang kemarin.
Yang mengharapmu,
Seperti mendung pada hujan.
Seperti kemarau pada penghujan.
Tapi,
Apa yang aku dapati,
Sebuah pemandangan yang tak seperti angan.
Kau pun akan menghilang.
Pergi, jauh..
Mengejar mimpimu menuju masa depanmu.
Kita impikan dua hal yang tak seragam.
Kamu merah dan aku jingga.
Sampai takdir menuju akhir,
Ku harap keajaiban kembali mempertemukan.
Terbanglah kekasih,
Lampoilah pelangi dan para awan,
Filed Under : by tri widhiono
Selasa, 12 Mei 2015
0 komentar:
Posting Komentar