Buang saja rasa iba mu,
Buang saja nama ku di selokan mana yang kau suka.
Aku hanya lelaki sebatas biasa.
Seperti layaknya manusia pada umumya.
Dan beginilah Tuhan memberiku kehidupan,
Yang tak bisa membuatmu mengerti,
Dan menyambut ini layaknya pinta ku.
Dan aku harus kuat menikmati kau bersama yang kau suka.
Aku terima dan aku syukuri
Semenjak aku mulai mengenal mu.
Seorang wanita yang untuk tersenyum saja menunggu musim,
Beruntunglah mereka yang bisa melihatmu tersenyum,
Dan aku pun adalah orang tersial yang bercita-cita melihat kau tersenyum.
Dan perasaan itu pun semakin liar,memaksaku menanam nama mu di sebelah bintang di hatiku.
Kalian berdua rak jauh beda soal sikap,
Dan tak jauh beda juga dalam memberi jawaban atas hati ku.
"Maaf, aku tak bisa"
Apa pun itu,
aku terlanjur menanam nama kalian di dalam hati.
Sebelah kanan Bintang,
Dan sebelah kiri Bunga.
Aku belum siap sakit teramat perih,
Bila harus menjabut hingga akar.
Dan aku pun tak juga tahu caranya.
Walau sebenarnya terkadang ini pun juga menyakit kan.
Eeippsss,..
Sudahlah, ini urusan ku sendiri dengan hatiku.
Tak ada hubungan dengan Bintang atau Bunga.
Aku laki- laki dan #akurapopo
Yang saya rasakan, yang saya lihat
Benk Widhiono
@benkwidhiono
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Wp Theme by Promiseringsdesigns. Blogger Template by Anshul Distribution By New Blogger Templates.
Filed Under : by tri widhiono
Rabu, 19 Maret 2014
0 komentar:
Posting Komentar