Ada saatnya hidup menempatkanmu pada posisi paling bawah. Tanpa berniat sedikitpun bermaksut menjadikanmu yang paling rendah. Jangan kau salahkan siapapun dan apapun. Yang berani menjatuhkanmu adalah pemilik perasaan kau mampu bangkit dan melampoinya. Karena yang terjatuh, adalah orang-orang yang ambil peran penting dalam cerita. Mereka dihilangkan dalam awal cerita. Namun seiring berlanjutnya cerita, orang-orang yang yakin dan bekerja keras itu akan muncul kembali. Menjadi tokoh yang dinanti-nanti saat semua depresi akan kenaifan dan hipokrasi. Sambutlah dirimu sendiri. karena dengan begitu, orang-orang akan melipat sikunya dan meletakkan telapak tangannya pada pelipisnya.
Sampai hidup ini benar-benar menyadari. Bahwa dirimu telah salah mereka persepsikan.
Yang jatuh berdirilah, berlarilah, dan lampoi semua yang telah meninggalkanmu. Percayalah,
Filed Under : by tri widhiono
Jumat, 19 Juni 2015
0 komentar:
Posting Komentar