Menjelang Isya waktu bagian baturetno. Mungkin ini untuk pertama kalinya air dari langit menyapa kemarau. Aku pun tak tahu akankah hembus angin dan gerimis tipis ini akan membuahkan hujan. Entahlah. Yang pasti, batas-batas kehangatan tertembus udara dingin yang terasa lain dari yang kemarin - kemarin.
Apa kabar kamu, manisku?. Apa hujan juga menyapamu?, paling tidak gerimislah?. Apapun, akupun masih sama. Menantimu dan mengharap kita yang saling bertegur sapa. Semoga, suatu saat nanti. Biar semua indah pada waktunya, biar orang semakin heran. Kalau orang ini masih bagian dari bumi ini.
Hiruk pikuk jalan raya masih meronakan malam menjelang pukul sembilan malam. Hujan masih enggan turun. Ya semoga besuk ataupun lusa jadi turun.
Apa kabar kamu, manisku?. Apa hujan juga menyapamu?, paling tidak gerimislah?. Apapun, akupun masih sama. Menantimu dan mengharap kita yang saling bertegur sapa. Semoga, suatu saat nanti. Biar semua indah pada waktunya, biar orang semakin heran. Kalau orang ini masih bagian dari bumi ini.
Hiruk pikuk jalan raya masih meronakan malam menjelang pukul sembilan malam. Hujan masih enggan turun. Ya semoga besuk ataupun lusa jadi turun.
Filed Under : by tri widhiono
Senin, 19 Oktober 2015
0 komentar:
Posting Komentar