Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

05 Januari

Selamat malam manis, apakabar?

Masih pada suasana rintik gerimis. Walau sudah reda, tetap saja basah di sana sini. Dingin.

Hari ke-5 tahun ini. Innalillahiwainnaillaihirojiun. Semalam, di hampir tengah malam telah berpulang seorang alim, ulama, guru, dan orang tua kota ini, bahkan bangsa ini. Di beberapa artikel disebut bahwa almarhum sebagai ulama tertua di pulau bahkan negeri ini. Ada juga yang menyebut beliau sebagai paku pasak pulau ini. Apapun, beliau pantas mendapatjan gelar terharum dari segala macam gelar. Perjuangan dan pemikiran beliau terhadap masyarakat sekitar, agama, dan negeri ini tak pernah tanggung-tanggung. Andai saja jauh sebelum hari ini kita sowan ke rumah beliau, tentu kau dapat rasakan. Kasih sayang, kehanhatan, serta ketenangan di sana. Sebenarnya satu hal yang ingin sekali aku lakukan adalah mempertemukan kakung dengan beliau. Dulu, sewaktu muda, konon mereka berdua saling kenal. Keduanya sama-sama menjajakan dagangan berjalan kaki puluhan kilometer. Tapi, sayang, kesempatan itu tiada. Segala milikNya akan kembali padaNya. Semoga kusnul qotimah selalu. Amin..

0 komentar:

Posting Komentar