Yang saya rasakan, yang saya lihat
Benk Widhiono
Apabila seorang telah mencapai dewasa dan telah mampu hendaklah menikah dan apabila belum mampu supaya berpuasa. Semenjak isia kita menginjak belasan tahun atau malah kurang dari itu kelenjar vital kita mulai menjalankan fungsinya dan peka. kita mulai pandai menilai plus minus lawan jenis. sekalipun seorang laki-laki yang cuek dan dingin pun akan pandai memilih. hanya saja mereka tak menggemborkan dan berlebihan menyikapinya. Sepertihal nya aku sendiri. Sejak aku SD aku sudah mulai memilih dan menilai nya. sekalipun sebenarnya tak pernah ku mengerti maksut dan tindak lanjutnya. mungkin sudah naluri seorang manusia. karena dalam pada dasarnys dada manusia terdapat naluri,kasih sayang,dan kebenaran hakiki.
Menusuk sebilah rasa di dadaku..
Mengetuk lamunan ku akan wajah mu..
Mungkin kau telah terlampau jauh..
Sedang aku masih saja diam dalam kebisuan hati..
Mungkin kau telah selayaknya matahari..
Tenggelam jauh melaju.
Memisah jauh dari ku dan berbunga di bumi sana...
Bumi yang indah tak seperti bumi gersang ku. ..
Dimana pun kamu semoga dapati indahnya nafas dan mimpi mu..
Tak perlu alasan cinta dalam sebuah hubungan. Karena setiap hati manusia ada cinta di dalamnya. Seperti emak ku pada diriku. Dan seperti aku pada diri mu. Dan seperti kita pada mereka. Karena Kita semua punya cinta.
Aku hanya butuh komitmen dalam sebuah hubungan. Dan setidaknya itu yang ku harap dari mu. Ya sebuah komitmen, karena aku tak punya wajah tampan untuk alasan kau cintai. Dan juga harta yang melimpah untuk mu. Karena aku pun tahu juga bukan itu kan yang kamu harapkan dari sebuah hubungan. Kamu wanita yang hebat yang ku kenal. Karena alasan itulah sampai saat ini aku masih menunggu mu dalam kesendirian. sejak kita kenal lebih dari lima tahun lalu, aku belajar betapa wanita seperti mu harus di hargai. Semula aku berfikir,kalau wanita itu cuma butuh harta dan wajah tampan ataupun paksaan birahi. Hingga satu hal yang terlintas di benak ku,"wanita itu gampang,tak perlu aku bersusah payah mengobral cinta, suata saat nanti aku bisa beli mereka,karena harta akan lebih bicara daripada cinta".
Namun setelah aku kenal kamu,dan memperhatikan mu. Aku belajar banyak hal. Ternyata tak semua wanita seperti itu. Dan kamu benar-benar wanita limited edition. Dan sikap mu telah membuat aku harus mengakui bahwa pandangan ku saat itu salah.
Dan kini aku harus membayar mahal semuanya. Karena dulu sewaktu kesempatan dekat dengan mu aku tak pernah membicarakn tentang hati ku pada hati mu. Dan dulu aku terlalu cuek untuk bicara perasaan pada wanita. Sesekali aku mendekati mereka untuk sedikit membelai nafsu saja atau bercanda saja. Tapi kamu bisa mengajari lewat sikap mu,betapa seorang wanita harus di hargai.
Kini jarak semakin jauh. Dan kesempatan juga semakin kecil. Ditambah lagi tak ada usaha besar dari ku untuk bisa dapatkan tempat di hatimu. Karena ku tahu saat ini aku tak ingin mengganggu mu menuntut ilmu. Seperti saat itu, saat kau bilang ingin prioritaskan prestasi dan belajarmu. Mungkin ini yang bisa ku lakukan, menuliskan perasaan ku. Semoga kamu bisa membacanya,juga bisa memahaminya,mengerti keseriusan dan harapan ku,dan semoga satu saat ini Tuhan memberi jalan untuk ku ke ruang hati mu. Dan kau menyambutnya dengan ketulusan. Amin.
It's for U,just for U,... My dreams is U...... and I will always love U
"F Bintang yg baik hati"
Berdoa di kedalaman hatiku
Tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan
Lewat kesalihanku
Yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata
Sungguh walau ku kelu
Tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu pada diriku
Jangan salahkan
Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang
Nanti kubawa kau pergi
Ke surga abadi
Kini belumlah saatnya
Aku membalas cintamu
Nantikanku di batas waktu
#Edcoustic
Ada kalanya aku harus menutup mata..
Mengabaikan mereka yang terhormat..
Melupakan tentang arti loyalitas..
Dan perasaan hormat menghormati..
Mereka sendiri yang membuat aku tak simpati...
Mereka sendiri yang melupakan cara menghormati..
Dan mereka juga yang membuang rasa hormat ini..
Kehormatan dan loyalitas hanyalah titik minoritas..
Bagai setitik dalam lukisan..
Pelengkap keindahan yang terabaikan...
Berdirilah untuk diri kita sendiri..
Karena sokongan dan dukungan hanya membuat kita lemah dan bergantung..
Baik buruknya kita adalah diri kita sendiri..
di mata mereka kita akan selalu di nilai..
Dibandingkan..
Hingga akirnya terlewatkan dan disisihkan..
Berbeda itu biasa..
Dan berbahagialah dalam perdaan..
Karena beda adalah simboli kreatifitas.. Pemikir keras dan jiwa berprinsip..
bila malam adalah kawan..
dan kesunyian layaknya nyanyian..
inilah kehidupan nyata yang tersembunyikan..
aku tak butuh banyak kata yang membisingkan..
berkata bijak dalam kebejatan..
sejuta kata yang melalui akal logika...
namun tak pernah tahu tentang keberartian...
tak pernah berkata dengan hati mereka..
kemunafikan teman yang biasa dalam kehidupan..
jadi seperti mereka hanyalah hidup yang biasa..
tapi kau tahu kau selalu bisa untuk jadi luar biasa..
menjadi malaikat diantara setan..
jadi madu ataupun susu di kubangan anggur..
jadi yang beda di antara mereka..
karena siapa saja akan berharga kala beda dengan mereka..
selagi bisa... berdirilah d baris depan..
menentang apa yang tidak kita suka..
dan bertaruh besar untuk hidup ini..
jalan ku jalan mu atau jalan mereka yang samapai tujuan..
Ada kalanya kehidupan ini harus berakir..
Meninggalkan jauh dari apa yang kita cita-citakan...
Jauh dan sangat jauh layaknya bintang di hari pagi..
Kata keabadian sebenarnya hanyalah hiburan..
Yang terucap agar hidup terus semangat..
Takkan ada yang berharga setelah mati nanti..
Karena memang tak ada keberhargaan yg abadi..
Kita hanya punya nama dan citra setelah saat itu tiba...
Rupawan ataupun warnamu turut terkubur dan tak pernah kembali..
Kita akan jadi kenangan akan kehidupan...
Jadi sebuah pemaju untuk sebuah harapan yang baru
kita adalah guru bagi jiwa kita sendiri...
dan kehidupan ini adalah sekolahan yang pada saatnya kita pulang kembali..
Mungil dan cantik seperti melati..
Namun kau lebih dari melati..
Manis rupawan semerbak layaknya mawar..
Tapi lebih dari setangkai mawar..
Tegar dewasa dan pribadi pemikir keras..
Tak ada alasan untuk kau di abaikan...
Kau pandai menjadi perhatian..
Sengaja ataupun tidak...
Kau pemilik sejuta alasan untuk di lagumi..
Aku tak bisa merayu layaknya kupu-kupu...
Yang bersayap indah dan menawan..
Hinggap di tiap bunga dan berbagi cinta..
Karena ku mengagumi satu bunga yang tak baru ku lihat kemarin..
Karena kamu adalah bunga yang sekian lama ku jaga lewat doa...
Karena kamu adalah bunga yang tertanam d taman hati sejak lampau..
Namun aku hanya bisa mengagumimu..
Karena aku yakin akan suatu saat nanti..
Tuhan mengijinkan aku untuk memetikmu..
Meletakkan kamu pada tempat terindah selebih taman..
Menjaga mu dalam hembus nafas ku..
Saat ini belumlah saatnya..
Karena tempat terindah itu belum selesai ku wujudkan untukmu.
Karena aku ingin tempat itu sempurna istimewa untukmu..
Bungaku ku tahu kau tahu maksut hati ini..
Walau saat ini aku belum layak meminangmu...
Maukah kau menjawab tanyaku??..
Bunga ku,bila saat itu tiba..
Saat kau selesaikan dengan sejuta buku dan pena mu..
Dan saat taman itu benar-benar ada,
Walau hanya sederhana dan biasa..
Bunga,sudikah kau temani aku dalam taman itu..
Melihat musim berganti..
Menikmati hujan gemecik..
Dalam senja jingga yang berwana..
Walaupun begitu..
Bunga,semua terserah padamu..
Kau berhak atas taman mana yang kau mau...
Sekalipun bukan taman sederhana ku...
Asal membuat indah senyum mu..
Aku akan berturut bahagia untukmu..
Meski tanpa ada di sisi ku..
Setidaknya Tuhan telah mengabulkan doa ku..
Karena senyum bahagiamu adalah doa ku sampai hari ini dan lusa..
Ku yakin kau tahu maksutku..
Dan harapanku,saat nanti kau benar-benar untuk ku...
Selamat malam.. Lantunan indah hanya untuk mu.. Sampai malam lelah dan lelap..
Bintaro,20/11/2012 (0:17)
-benk-
apa yang kau cari kesebentaran ini...
apa yang kau mau dari gemerlapnya dunia ini..
terlahirkan adalah jalan kematian..
bernafas juga jalan kematian...
dan hidup pun juga jalan kematian..
karena ujung dari perjalanan ini adalah kematian...
dan poros masa juga kematian..
karena kematian akan memberi hal penting dalam hidup ini..
bukan kapan kamu akan mati..
bukan juga kenapa kamu harus mati..
ataupun di mana kamu akan mati..
karena apa yang ada diantara lahir dan mati mu..
Adalah citra dari makna keberartian..
Jauh lebih berarti..
dari apa kapan dan mengapa kau harus berpulang..
Bersmilah seperti mawar diantara nya...
Tersenyum layaknya paginya mentari..
Berhembus sejuk bak sepoi angin..
hingga kamu tersenyum dan bersyukur...
Terimakasih Tuhan atas rahmat yang kau berikan..
Maka saat itulah kau dapati...
Apa arti hidup dan mati..
hidup ini takkan indah hanya dengan seteguk arak. Takk juga dengan meniduri wanita berbeda. atau juga menghabiskan waktu dan uang mu di meja judi. karena hidup mu adalah jalan panjang yang penuh risiko. Yang takkan indah cuma dengan rasa hebatmu. Takk semua mau mu terbuka untukmu.
karena Tuhan lebih memberikan yang kau butuhkan bukan yang kau mau. kau tahu kenapa.. mungkin mau mu kau pilih dari hati. dan hati manusia penuh Egoisme. seperti hati ku dan hatimu. yang selalu memaksakan dapat kan kesempurnaan. Kau cari keseriusan dan ketulusan tapi aku tak di pedulikan. sepertinya aku yang tak mencari paras indah nan rupawan. namun kenyataan kau begitu cantik. Hingga mungkin tak pernah ada ujung yang indah untuk kita bertemu. walaupun begitu mengagumi mu adalah hal indah dalam dada ku.
hujan takkan membuat langit muram...
tak juga membuat langit kehilangan..
karena hujan hanya gugurkan pekat nya mendung..
yang semakin waktu kian terbendung..
terkubur dalam hembusan angin..
sepoi menyesap menembus kehangatan..
dan teringatkan aku pada dirimu...
yang tergambar dalam langit mendungnya angan ku..
aku sepi tanpa suara pena mu..
aku resah tanpa kabar mu...
mungkin aku hanya bisa sepi..
mungkin aku hanya bisa resah..
karena ku rasa tak ada ruang di hatimu..
dan kini aku pun hanya bisa diam..
namun bukanya aku tak peduli..
dan juga bukannya aku tak harapkan mu...
aku hanya tak ingin mengganggu mu..
tak mau mengusik hati
yang mungkin tak ada tempat untuk ku.
walaupun apa kau adalah prioritas..
kau adalah mimpi..
kau adalah harapan yang kan ku biarkan bernyanyi di hatiku..
walau aku harus belajar merelakan...
mungkin suatu nanti kau tak pernah ku dapati..
dan aku kan coba tetap tersenyum..
melihat dirimu,
seseorang yang ku cintai menemukan orang yang dicintanya..
walau dalam hati tiada yang pernah mengerti..
telah duduk di pelaminan. "Selamat ya adek ku,semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadahwarohmah,fidunya wal akhiroh"
Setidaknya aku ga kwatir lagi dek, karena kini ada yang menjaga mu
tak pernah salah orang berpaling..
seribu alasan seseorang terprioritas...
sejuta alasan untuk terabaikan..
Cinta dan perasaan adalah rangkaian masa depan...
sesuatu yang di jalani untuk masa depan...
kecerahan masa depan adalah alasan..
pendidikan gelar dan kemapanan..
adalah sebuah alasan untuk di prioritaskan..
manusiawi,
masa depan yg indah adalah alasan..
kenapa seseorang harus belajar..
kenapa seseorang harus bekerja..
kenapa seseorang harus terprioritas..
dan kenapa juga seseorang harus di abaikan..
semua untuk masa depan..
bukan cinta ketulusan dan kesetian..
melainkan Cinta kebahagiaan dan masa depan yang menjanjikan..
pihan cerdas,manusiawi,yang membuat hati ini merintih,
"Ya Rob,ku serahkan semua padamu,..semoga suatu saat nanti kau kirimkan aku seseorang yang mengerti keterbatasan, seseorang yang sederhana,seseorang yang iklas terima hamba mu ini sebagai imam nya. yang setia mengiringi perjalanan dan setia menerima dan tunduk sepenuhnya.
dan perkumpulkanlah kami di surga mu yang penuh rahmat.."
amin
Tentang sebuah Impian
Selasa, 23 Oktober 2012Saat terbayang wajah mu manis.
keindahan mu adalah puisi..
Yang terngaung dalam bayang ku..
Menembus batas-batas kesedihan dalam kesepian...
Manis,masih ku rindu saat itu tersulap dalam sebuah yang nyata..
Saat yang ku impikan..
Saat kita di satukan dalam komitmen,
Walau sebenarnya aku tak pernsh tau kapan itu..
Dua atau tiga tahun atau malah lebih..
Atau malah tak pernah ada saat itu...
Kini aku pun tenggelam dalam impian..
Dan kau adalah telaga mimpi itu..
Yang berwarna indah saat senja menjelang..
Yang pancarkan warna kebahagian..
Menusuk dan memeluk bayang pilu..
Aku suka manis ku...
Aku sayang kamu manis ku..
Aku suka dan sayang kamu selebih pelangi..
Lebih dari indah lazuardi saat hari yang cerah..
Walau semua kini masih ku simpan dalam diam ku..
Dalam sebuah harapan satu saat nanti kan indah pada masanya..
Pada ketika aku duduk di samping mu...
Sambil ku genggam tangan mu menanti senja berubah petang...
dan kita bercerita hari esok..
tentang suatu hari akan hadir si buah hati..
dan lengkaplah hati kita dalam satu di batas senja..
hingga pada akir waktunya kita terpejam di bawah langit malam kehidupan..
di dalam doa yang kita munajatkan selalu..
"ya Alloh perkumpulkanlah kami dalam suraga mu..
dalam keridhoan mu dan pintu-pintu rahmatmu ra Rob.."
ucap "amin" manis ku..
karena aku ingin kita bersama hingga alam keabadian..
Amin ya Rob..
Semakin kau ingkari..
Semakin nampak pada diri mu.
Kau selalu mencari ketulusan dan kesetiaan..
Dan kini kau coba menghindar hanya karena ketidak sempurnaan..
Kau memang menawan dan cantik...
Kau punya sejuta alasan untuk d kagumi.
Kau punya alasan untuk di cintai..
Tapi aku bicara dengan ketulusan dan keseriusan..
Aku suka kamu bukan hanya karena wajah dan tubuh mu..
Juga bukan sekedar swara manja mu,rambutmu ataupun warna kulit mu.
Aku suka kamu karena kita pernah kenal..
Aku melihat dirimu sebagai prabadi yang berprinsip..
Yang menjadikan alasan ku suka sama kamu..
Ucapan selamat ulang tahun..
Dan kesendirian ku hingga kini..
Adalah sedikit dari ekspresi perasaan ku..
Hanya saja aku tak mau merayu..
Karena aku serius sama kamu..
Karena aku impikan suatu nanti..
Kau dan aku dalam satu hubungan..
Yang aku berhak mencium kening mu..
Membasuh kaki mu saat kita awali kebersamaan kita..
Menjadi imam dalam hidup dan sholat mu...
Tempat ku berkeluh menjelang tidur ku..
Semua adalah impian..
Kini kau sekuat hati menutup kalau aku serius sama kamu..
Karena aku tak punya alasan kau pedulikan dan terprioritas..
Dan aku terlalu memaksakan satu nanti kau membalas rasa ini.. Aku sayang kamu..
Selamat menutup langkah mu dalam senja yg indah.
Bila kau masih kenal aku,
Bila kau memang seorang yg simpatik,
Bila kau adalah orang yg ku kagumi dulu..
Ku ingin ku katakan pada mu,
Petang ini aku masih baik-baik saja..
Walau mungkin kau tak kenal aku
Dan tak juga ingin tahu kabar ku..
Tapi biarlah..
Karena aku tak punya alasan untuk d pedulikan..
Dan kita mungkin begitu beda.
Apa kabar mu saat ini..
Ku harap satu saat nanti,
Ku bisa pandang wajah mu,
Yang penuh senyum ramah nan iklas..
Tanpa ada keberatan hati mu,
Dan juga dosa bagi ku.
Renungkan tentang diri dan arti sendiri.
Aku masih bisa bahagia dalam kesendirian.
Aku suka kesendirian.
Aku suka sepi.
Aku suka dari banyak hal yang tak banyak mereka suka.
Sudut perbedaan adalah warna.
Aku suka perbedaan
Tapi aku tak pernah suka pada mereka.
Mereka yang tak pernah bisa terima perbedaan.
lagu ini yang selalu menemani ku saat aku sedih, terasa banget di hati,..:
Dengar resapi camkan dan jangan berhenti
Karna sebuah pertanyaan perlahan menghampiri
Mendekat dan merusak sistem kerja otak kiri
Setiap detik bergetar menusuk rusuk di hati
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Kembali teringat raut wajahmu di angan
Taburan cinta mengikuti sebuah senyuman
Tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
Nyaliku menyiut, terlalu siang tuk diucapkan
Sekali lagi kuingin kau mengerti
Rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti
Tapi ku hanya makhluk yg tak bermateri
Dipandang sebelah mata, tak punya reputasi
* seakan mataku tertutup
ku ingin cinta ini dapat kau sambut
harapkan perasaan ini kau tahu
sungguh ku ingin kau jadi milikku
Ingin sekali ku katakan ”aku suka padamu”
Namun cinta ini siksa jika ku gak ada kamu
Hendak jiwa kan mengikatmu di sisi
Namun berat tuk mengucap, cukup untuk kukagumi
A b c d, ku harap kau mengerti
Semua ini bukan cerita narasi deskripsi
Hanya perasaan suka namun sulit hati berkata
Bukan fiktif, sedikit naif, hanya sebuah realita
Cinta ini derita, ku harap kau juga merasa
Apa yg kurasa tanpa banyak tanda tanya
Rasa ini fakta, selektif bukan posesif
Ku tak ingin berdusta, ku cinta kau bunga
Saat aku membaca bayangan wajahnya muncul di angan ku seakan aku sedang membaca perjalanan hidupnya yg ia ceritakan. Sebuah kisah seorang wanita sholeh mendapatkn seorang suami yang sholeh. Kehidupan Mereka d ceritakan bahagia walau keluarga sang suami tak suka pada istri. Beberapa tahun menikah mreka belum juga d karuniai anak. Hingga suami berubah sikap. Dan akirnya menikah untuk yg kedua atas tekanan keluarga. Hingga akirnya sang istri meninggal karena kanker leher rahim,dan sebelumnya tak pernah di ketahui sang suami.
Semoga saja ini hanya karena aku rindu kamu li. Dan semoga kamu selalu bahagia dalam payungan rahmat Alloh.
Duduk termenung melepas lelah seharian
Sambil ku menatap langit
Walau sebenarnya tak bisa.
coba letupkan semua penat d hati
Sebuah gejolak gundah membiru
Dan penat hitam selimut kesunyian
Patah rasanya rantai impian..
Yang sekian lalu membelenggu
Memasungku dalam kabut pilu
Dalam sudut sempit keterbatasan
Mengalah dan berpasrah
Menerima apa yang ada.
Setiap tanya yg terlepas selalu berjawab.
Aku tak apa dan baik2 saja
Mnurut saya,Pada dasarnya dlm diri laki2 tedpat jiwa bajingan. Ga terkecuali "Gue'(saya). Seorang lelaki menyimpan jiwa srigala yg berapi-api d tempat yg mungkin bisa d sembunyikan d balik jiwa romantis dan dewasanya. Tapi tetap saja,sediam-diamnya anjing selerih apapun ia bersuara tetap saja menggonggong namanya. Tapi seorang laki2harus tega mengatakan Gue gini karena wanita, yg sellu membusungkn dadanya dan membiarkan pahanya terurai. Brengsek,sekali begitu mereka selalu saja merasa melakukan itu sebagai kebebesan. Bodoh,kebebasan itu hanyalah kebongan besar. Kebebasan itu brontakan terhadap pancasila. Kebebasan itu sebuah pembodohan masal. Pemikiran Pancasila sejak jaman sebelum Bung Karno harus ternodai. Walau begitu masih ada juga kok yg menyambung nafas bung Karno dkk... Salut buat loe.
Masih teguh pada pemikiran pancasila,Budaya,Agama,dan Sebuah Prinsip hidup
sore ini aku seperti ngerasain hal yang aneh banget. Aku kaya bingung banget, kaya ada yang kurang dalam diri saya,.. seperti menakutakan suatu hal, ingin sesuatu tapi tak tau apa itu.Perasaan apa ini,Jujur sajaini sangat membuat saya ga nyaman sama sekali.apa,apa,apa,mengapa,mengapa,setidaknya otak saya bakalan meledak sebentar lagi.
Tak selamanya kebersamaan itu milik kita,
Dan yang pasti kenyataan hidup begitu perih,
Biarkn waktu itu jadi milik yang lain,kini,
Dan kita kan terus berlari,..
mengejar mimpi yng engggan menepi,
Yang pernah kita lukis kala itu,
D bangku belakang kelas siang itu,
Saat ibu guru tulus membagi ilmu,
Kau merancang hidup mu begitu indah,
Dan aku pun juga,..meski hanya sederhana,
Lalu adakah alasan untuk kita,..
Untuk sekedar mematahkn tanya,..
Kenapa kita tak selalu sama-sama,..
Semua itu hanya untuk cita-cita,
Dan mengulang lgi kjayaan kita,
Kita pernah bermimpi,
Dan takkan pernah berhenti,
Sebelum semua terwujut nyata d hadapan kita,
Untuk sekedar kesuksesan,
Atau,...untuk kebersamaan kita lagi,
Atau ,...hanya sekedar pembuktian,
Kalau penghuni bangku belakang siang itu,..
Telah mereka salah persepsikan,
Atau juga untuk mengenang kata yg sering kita ucapkan,
Sebuah perkataan yg selalu ucapkn,
Untuk sekedar tawa dan senyuman mu,..
"titinono yen aq sukses,"...
"urip mati kagem Gusti",..
"sing penting siji,lawuhe opo"
"ojo pesimis..,"
Ya,semua telah resmi mnjadi knangan,
Takan terlupakan,hingga tuhan menghapusnya,
Dan biarkan hidup kita truss berlanjut,
Karena bersama mu aku yakin,
Kita akan terus menginspirasiiii,...
Sekali lagi,.....
(di tulis untuk anak-anak MRIPAT. kawan sekolah di IPA 4)
D bangku belakang kelas siang itu,
Saat ibu guru tulus membagi ilmu,
Kau merancang hidup mu begitu indah,
Dan aku pun juga,..meski hanya sederhana,
Lalu adakah alasan untuk kita,..
Untuk sekedar mematahkn tanya,..
Kenapa kita tak selalu sama-sama,..
Semua itu hanya untuk cita-cita,
Dan mengulang lgi kjayaan kita,
Kita pernah bermimpi,
Dan takkan pernah berhenti,
Sebelum semua terwujut nyata d hadapan kita,
Untuk sekedar kesuksesan,
Atau,...untuk kebersamaan kita lagi,
Atau ,...hanya sekedar pembuktian,
Kalau penghuni bangku belakang siang itu,..
Telah mereka salah persepsikan,
Atau juga untuk mengenang kata yg sering kita ucapkan,
Sebuah perkataan yg selalu ucapkn,
Untuk sekedar tawa dan senyuman mu,..
"titinono yen aq sukses,"...
"urip mati kagem Gusti",..
"sing penting siji,lawuhe opo"
"ojo pesimis..,"
Ya,semua telah resmi mnjadi knangan,
Takan terlupakan,hingga tuhan menghapusnya,
Dan biarkan hidup kita truss berlanjut,
Karena bersama mu aku yakin,
Kita akan terus menginspirasiiii,...
Sekali lagi,.....
rabu pagi,10 agustus 2011,
masih terlalu pagi kita bicara tentang masa depan,
tapi,
itulah yang layak kiita lakukan,
walau sebenarnya aku sendiri tak pernah merancang hidup ku degan baik,..
aku hanya mengawali pagi ku dengan mimpi,
sebuah keinginan sederhana dari relung sukma,
bukan hayalan dan juga berharap,
melainkan sebuah mimpi,
hidup berawal dari mimpi.dan berakir denga sebuah perwujudtan nyata mimpi kita,.
ga ada pilihan lain,..
hidup kita harus berlnjut,
menantang pagi menyambut sejuta halngan dan kerja keras dari sebuah mimpi,
agar hidup ini ga' cuma berakir degan mimpi,
melainkan seuah kepuasan akan kerja keras mimpi kita,
ga ada yang mudah,semua butuh perjuangan,
dan keykinan akan kemampuan kita lahir da batin,
suseessss!!,jangan takut kamu ga' sendirian,.....
adakah tanya apa yang kau takutkan,
dari kesementaraan hidup dan gemerlap dunia mu,
adakah yang kau takutkan dari hari mu...
petang yang usang dan pagi yang belum tentu kamu dapati,
hidup ini begitu singkat
tak banyak untuk mu berfikir dan merasa kecil berjalan,
kita terlahir tanpa apa-apa,
dan matipun tak jua kehilangan apa-apa,
kita terlahir tanpa siapa siapa
dan kesendirianlah milik mu yang berharga..
setelah kita tak tahu tentang arti sebuah problema..
setelah kita bosan akan kemunafikan..
saat saat Tuhan menyapa dan melambai,
waktunya berpulang dan lupakan semua...
tak ada yang berharga dari yang kita punya..
selain cinta yang kau bawa,
saat kau buka mata hingga menutupnya..
kita tak jauh berbeda dalam konsep dunia..
hanya saja terkadang kau yang tak mau merasa sama..
terlalu lama beralasan..
saat ku tanya adakah ruang untuk cinta..
namun tak apa..
semua berhak untuk kata cinta..
ya atau tidak itu cukup jelas..
sekalipun kau bilang tidak.
adakah dosa untuk mencoba dan menunggu..
sampai tiada lagi urusan antara kau tinta dan buku..
tak ada hati untuk ku berharap..
membuat berubah tentang rasa ku rasa mu...
karena kata mu saat itu cukup jelas bagi ku..
kau tak mau..
namun aku mantapkan rasa ini..
tiada rasa ku merugi..
tuk mencoba bertanya lagi..
maukah kau jadi menantu ibu ku..
walau harus dua tahun nanti..
ku coba berlapang hati..
karna ku mau,
kau pertama untuk terakir..
apakah anda percaya akan adanya Tuhan.?,,
apakah anda yakin setelah hidup anda berakir anda akan kembali pada SangPencipta anda?..
maka tak perlu berfikir panjang untuk menjawabnya..
"Saya Percaya akan semua itu"
kawan, tak semua dapat terselesaikan dengan rumus dan kesimpulan. apalagi yang berhubungan dengan sebuah keyakinan, tak sedikit nyawa yang melayang di jalan keyakinan. Terutama Moeslem.
saya seorang muslim sejak kecil. dengan segala problema, saya tumbuh besar. namun harus saya akui saya bukanlah seorang muslim yang baik. sayapun tumbuh dan besar dari lingkungan di sekitar saya. namun sebenarnya hati saya terkadang merenung. Apa mungkin kelak saya berada di kemulian SangPencipta jagad raya ini.
kawan pernahkah anda melanggar yang menyebabkan anda kena sanksi?... pernahkah anda kena tilang polisi hingga harus membayar denda. pernahkah anda merasakan ketidaknyamanan karena merasa bersalah.
Pernahkah anda mendengarkan tentang orang yang di hukum seumur hidup dan terhukum mati. Menurut anda apakah mereka perbuat???.. Menantang atau menghina Tuhan kah?,
Entahlah apa salah mereka pada Tuhan,tapi yang jelas satu salah yang pasti mereka lakukan, melanggar peraturan negara dan dinyatakan salah dalam persidangan,yang kadar keadilannya dapat kawan sekalian timbang sendiri. Masabodo soal keadilan negeri ini,cuma saya ingin tegaskan itu baru se-kelas negara, yang mengadilipun juga manusia yang punya hati dan kilaf. Lalu pernahkah kawan berfikir "Jika peradilan sekelas manusia saja sampai pada kurungan seumur hidup bahkan hukuman mati,yang itu saya pastikan itu sangat menyiksa, pernahkah terbayang si benak kawan sekalian bagaimana dengan peradilan Tuhan,yang jauh lebih tinggi kedudukan negara, yang mengadili urusan sekecil apapun dan sebesar apapun. dan juga terdapat malaikat di dalam prosesnya. dan anda tahu perbedaan manusia dan malaikat. ?,. setahu saya malaikat tidak memiliki perasaan hati dan nafsu.
Dan apa jawab kawan sekalian seandainya saya bertanya
" Seandainya Satu Jam lagi anda akan dihadapkan pada Peradilan Tuhan, kira-kira bagaimana nasib anda?... okey, berbagai ekspresi mungkin mewarnai wajah kita. bagaimana tidak,selain kesalahan yang jelas-jelas kita perbuat masih ada kesalahan yang kita lakakukan karena kita abaikan. cara kita berpakaian,makan,bicara dan hal hal kecil yang sering kita abaikan. mungkin saat kita melanggarnya kita berfikir "ahh,itu cuma kesalahan kecil" dan lama-kelamaan kita pun lupa jika itu sebuah kesalahan. setiap apa yang kita lakukan ada aturan dan konsekwensinya,dosa or pahala. dan mulailah berhenti meniriakkan kebebasan dan hak azasi untuk menutupi kesalahan anda. toh, seandainya tiba waktunya,alasan itu ibarat memakai hukum hamurabi era obama(ra jaman tur kedaluwarso). mungkin setiap harinya kita berrisiko melakukan dosa. Bayngkan saja kawan,jika setiap harinya kita melakukan 3 samapai 5 kesalahan dosa ringan,ibarat dosa itu sebutir pasir, sampai hari ini sudah berapa banyak pasir yang terkumpul. kira-kira sudah cukupkah pasir itu untuk membuat Nisan kita?, tak ada yang bisa banyak kita perbuat, selain bertaubat dan menekan sekecil mungkin kesalahan. dan biasakan berfikir "Taubat itu hanya ibarat sebuah undian hadiah. tak semua undian yang kita masukan dapat tembus, dan tidak menutup kemungkinan tak satu pun hadiah kita dapatkan.
"apabila seseorang berdiam diri dalam rumah,jika telah sampai ajalnya niacaya ia akan keluar ke tempat itu"..
"seandainya kamu sedang menangisi jenazah,dan jenazah itu bangun lalu bercerita pada mu tentang apa yang di alaminya niscaya kamu akan melupakan jenazah tersebut dan menangisi akan nasibmu sendiri "
demikian kawan yang ingin aku ungkapkan dari apa yang ada di hati,jika bermanfaat silahkan ambil ilmunya. hiraukan tentang saya, karena saya sendiripun masih pendosa. tapi soal manfaat bukan datang dari pribadi saya..
tnx atas kunjungan kawan sekalian.
saat gelap terasa kau dian enggan padam..
bersinar dalam cahya yang tak redup..
melontar dalam sepi pekik semangat yang mesra..
saat sepi datang kau kebisuan yang menawan..
aku suka diam mu..
aku suka dingin mu..
aku suka kamu dari apa tentang dirimu..
aku suka kamu seperti tahun - tahun yang lalu..
seperti waktu itu hingga saat dan mungkin juga lusa..
saat aku terjatuh,
saat berat membirukan penat hati dan dada...
saat tiada yg ingin ku lakukan selain pasrah menanti sapaan Tuhan panggil daku..
terbayang wajah mu dan impian indah hari esok berama mu..
setidaknya itu mampu membuat ku bangkit...
mengajak aku berlari menerjang segala yg menghadang..
seakan berkata"semua tlah Tuhan pilih trbaik untuk mu,lalu apa kamu hnya ingin bodoh dg ketrbatasan.
kau begitu gemilang di hati ku...
aku hanya bisa berharap bukan lagi bermimpi tentang mu...
saat ini aku tak punya apa-apa,
selain perasaan dan komitmen di hati,
"Aku ga akan pacaran dulu selama dua tahun kedepan,kecuali sama kamu atau satu orang gadis yang kan menjadi yang pertama dan terakir."
mungkin ini mimpi di tengah mata yang terbuka,
tapi setidaknya aku masih punya Tuhan... yang selama ini mengabulkan pinta ku,dan semoga juga dirumu...
malam pun larut dalam kesepian..
dalam bayangan kelam
dan hati gundah yang coba mengerti
namun tak sedikitpun ku tahu
bertahun -tahun ku pendam
tetang apa arti di hati ku
yang selalu menghantui mimpi malam ku dan lamunan hari ku
pernah ku coba dengan yang lain
namun tiada terasa seperti saat kamu di hati ini
mungkin biarlah aku bertahan dalam semua ini
walau mungkin perasaan ini hanya aku yang miliki
dan kamu tak pernah sedikit pun
tapi biarlah,
biarlah aku begini sampai nanti
sampai aku benar-benar ingin mengakiri rasa ini
sampai ada seorang yang benar-benar mengisi
dan jadi apa yang ku mau
siapa pun itu kau tetap terprioritas
walau semua terbatas karna realitas
saat ini aku masih ingin sendiri
walau mungkin ada yang menemani
untuk saat ini harus ku katakan
"maaf cinta kali ini aku cuma main-main berasama mu"
karena sejujurnya perasaan ku sejak dulu hingga penghujung remajaku hanya untuk mu.
hingga akirnya aku benar-benar bosan menutup masa remaja ku
dan memulainya sebuah keseriusan . dengan atau tanpa mu ini.
ku mau kamu yang pertama karena nama mu yang pertama
di hati ku..
selamanyaa..
Saya mulai diri saya dari kebiasaan, karakter, dan kepribadian yang berbeda di Lingkungan hidup saya. setidak keinginan saya untuk naik gunung Lawu juga di pandang aneh, tapi ada juga yang menganggap itusebagai hal yang wah. dulu pernah sekali naik gumumg Lawu pada sekitar pertengahan 2011. namun karena alasan kebersamaan saya harus turun setibanya di Pos 3 via cemoro kandang. Liburan Lebaran tahun ini saya sempatkan naik gunung di tengah liburan kerja yang tak lebih dari sepuluh hari di potong perjalanan Jakarta - Pacitan.
kamis, 24 agustus 2012
pagi itu saya malas bangun tidur, dan belum ada persiapan selain Tas kariel, lampu senter, sendal gunung, dam pisau yang sengaja saya persiapkan dari jakarta. Saya pun segera bergegas siap-saip. Kebetulan pagi itu alifi, teman sekolah ku dulu mau ke solo. persiapan selesai dan tinggal nungguin Alifi sambil mainan Ps. kurang lebih pukul 09.00 alifi datang dan kitapun cabut menuju Baturetno. sebelum naik saya sempatkan lebaran ke tempat Lek Sugeng dan lek Supri, maklum hari hari sebelumnya belum sempat Lebaran ke tempat pak bos ini. setelah dari tempat Bos kami melanjutkan perjalanan dan mampir dulu di tempat HIK cemuk, itung-itung sarapan dan mengenang masa-masa SMA yang sering kami habiskan di tempat ini sepulang sekolah.
Lanjut lagi menuju SMANSABa kebetulan Teman-teman dari MRIPAT(masyarakat IPA papat )ada acara ngumpul. dan Bhaa,.. wajah-wajah yang tak asing mulai nampak lagi setelah lama tak bertemu. selain temen-temen ini ada juga beberapa guru yang masih sibuk di hari libur ini. dan disana bertemu juga dengan Bu Datonah. stelah dari SMAN lanjut terminal dan cabut dari terminal batu naik bus menuju Solo - Tawang Mangu dan cemoro kandang.
kali ini saya bakalan naik bersama Ajik Jentrung (yunior PA di SMA dulu) dan Wiga(teman ajik). kami bertemu di terminal Tawang mangu dan turun di cemoro kandang. tapi kali ini kami tidak naik dari cemoro kandang, kami sekedar mampir ke basecame di sana dan menjelang Magrib kami berjalan kaki lewat " dalan tembus" dan menuju Cemoro sewu.
07.30 kita go dari cemoro sewu, lewat jalanan yang memiliki kemiringan sudut yang cukup nendang di lutut kami. tapi tetap semangat dah, agar dapat menikmati keindahan alam dari Hargo Dumilah. kami terus jalan walau dalam suhu yang kurang dari suhu kamar. mungkin juga kurang dari 10 derajat.
20.15 kita sampai di Sendang Panghuripan. dan kita Next terus menyusuri jalan yang tak lebih dari 1,5 meter.
21.15 dan kali ini kita tiba di Pos 1 dan next target pos dua.
22.39 kita sampai di Pos 2, dan pada saat menuju Pos 2 di tengah perjalanan kami bergabung dengan dua orang bapak-bapak yang berasal dari BSD city. kita break dulu.
0.30 setelah menghabiskan pergantian hari di Pos 2 kita go lagi menuju pos 3. kali ini kita berjalan bertiga lagi. karena dua orang bapak-bapak tadi sudah cabut duluan.
1.24 kami kami tiba di pos 3. dan nge-Camp dulu disini.Istirhat dan tidur di tengah tekanan suhu yang hampir-hampir saja membekukan badan kami.
05.00 selepas subuhan kami go menuju tempat yang lebih tinggi lagi.
06.08 kami tiba di Pos 4. Sumpah, semua pertanyaan -pertanyaan orang kenapa ada orang yang merelakan kehangatan dan waktu yang tak sebentar untuk naik gunung. Tebing putih cukup menjelaskan. keindahan alam mulai memuaskan jiwa dan mata kami. dari sini kita mulai melihat raja-raja ketinggian di muka bumi sekitar gunung lawu. gunung Semeru, Gunung Bromo, gunung Kelut dan banyak lagi deretan gunung yang yang tak saya tahu pasti namanya.di sini juga mulai di sambut harum dan keindahan Bunga Abadi, Edelwayse. puas di pos 5 kami bergegas lanjut.
07.00 kami datang di Pos 5. hamparan Edelwayse, dan ilalang gunung menjadi pemandangan yang tak bisa ditolak oleh mata dan kedamaian hati kami.dari pos lima terus berjalan sekitar pukul 08.00 kami tiba di sekitar Hargo dalem. tempat yang di sakralkan di Gunung ini.dan sebelumnya kami juga menyinggahi sendang Derajat. kami lanjut terus tak singgah dulu ke Hargo Dalem. karena secepat mungkin kami harus sampai puncak hargo Dumilah.
08.13 salah satu tempat yang wagu untuk tidak di singgahi adalah warung mbok Yem, Warung pecel tertinggi yang pernah mendapatkan penghargaan dari MURI.setelah sarapan dan meregangkan badan kami go dengan target HARGO DUMILAH.
09.30 setelah cukup menempuh jalan yang ekstream kami sampai di tujuan. PUNCAK LAWU HARGO DUMILAH 3625 di atas permukaan laut. suatu tempat yang mampu membuat kami lebih mengaggumi dan berkata "Ciptane Tuhane sopo sek, Tuhan ku og." yaa Tuhan Maha kuasa atas segala ciptaanya. Subbhanallah,..
di sini kita gak sendirian. ada rombongan dari ponorogo dan wonogiri.
hari sudah terlalu siang. kemungkinan kita gak dapat bus untuk kembali, tapi untung kami bertemu dengan rombongan dari wonogiiri, kami pun turun bersama melewati jalan yang kat miring lagi melainkan datar. kami turun lewat cemoro kandang..
26 Agustus pagi hari baru sampai lagi di rumah dan langsung go JAKARTA,. kerjo maning..
Tak banyak ku ketahui tentang dunia ini. Yang ku tahu aku hidup indonesia. Yang berIdiologi Pancasila,yang ternodai pemikiran tak jelas masa kini. Tiga Ideologi yang penah ada di muka bumi dan fenomenal menurut saya adalah Komunis, Liberalis,dan Islam. Tiga faham ini sempat menjadi pemegang kekuasaan. Dan Indonesia memilih satu Ideologi yang sebenarnya tak banyak di ketahui banyak orang di luar sana. Karena pada dasarnya Pancasila adalah kristalisasi budaya luhur nenek moyang bangsa Indonesia. Namun belakangan ini sebagian orang mulai bersuara tentang kebebasan di bumi Pancasila ini. Ya, dan parahnya kebebasan ini lebih condong pada kehidupan orang barat,Liberal. Kenapa harus Amerika dan saudaranya yang menjadi acuan. Jika soal Ideologi kita berani beda kenapa dalam kehidupan lanjutnya kita harus mengkiblat dunia barat. Mungkin saat ini itu hal yang biasa. Tapi efek jangka panjang tradisi seperti ini mungkin akan menjadi penodaan pada Pancasila. Komunis yang merupakan Ideologi yg kuat mampu terkalahkan Pancasila tidak mungkin jika seandainya kecondongan yang mungkin mengarah ke Liberalisme tersisih kan di Indonesia.
Mencintai budaya di bilang fanatik Etnik. Menegakkan Agama d bilang fanatik keAgamaan. Lalu apa yang bermanfaat dari kebebasan yg belakangan di gembor-gemborkan. Yg ada krisis moral di bumi pertiwi.
Pandanglah aku sesuka hatimu. Semampu jiwa mu menerjemahkan pola hidup ku. Karena memang tak ada yang hebat dariku. Karena aku hanyalah sosok yang mungkin gagal menerjemahkan hidup ini. Yang merindukan saat mengerikan dalam hidup ini. Kematian adalah bunga yang kan mekar dalam hidup ini. Yang mewangi mengharum aroma semerbak bangkai pendosa. Aku ingin mengkiri sejarahku di taman hargo Lawu. Taman kesejukan abadi. Yang mengajari tentang kedamaian dan jiwa yang bebas. Tapi Tuhan ku adalah perancang terbaik dalam hidupku. Dimana aku terpanggil di situlah tempat terbaik ku. Tempat mengakiri perasaan ku pada segala yg indah di dunia ini. Sahabat,Agama,dan Kebersamaan. Mengakiri perasaan ku pada asma ataupun lia. Yang selalu membuat saya tersenyum. Walau sebenarnya kalian tak berniat begitu,ataupun aku tak pernah ada dalam benak kalian.
Yang semua itu hanya mimpi panjang yg tak sanggup ku nyatakan.
Hidupku adalah jalan ku. Sebuah pertaruhan besar yg ku pilih. Maaf bila aku tak pernah berarti. Yang pasti apa yg ku perbuat tak selalu menjadi yg kalian inginkan. Yang pasti aku sayang kalian semua. Orang-orang yg ku kenal. Yang pernah ku benci, yang pernah simpati,dan menaruh hati pada ku. Terimakasih telah membuat hidup ku indah. Maaf bila pemikiran kita beda. Memang tak pernah salah kita berbeda. Dan tak banyak yang sejalan dan mengerti pemikiran ku. Tak ada yg salah dalam hidup ini. Karena kita adalah jalan pemikiran yg lepas.
Kabut hitam selimut hati.pekat membuat hati resah penuh emosi. Seandainya aku adalah tangan yg penuh kewenangan orang-orang seperti kalian sudah ku tembaki mati. Seandainya harus hidup seorang diri tanpa orang seperti anda. Sejujurnya aku ingin sekali melebur kebencian d hati. Tapi sayang sekali anda mengucap tanpa otak. Sayang orang cerdas tapi tak berotak. Berfikir dengan ego. Merasakan dengan iri denki. Dan kenunafikan yg di anggap jlan lurus. Jujur aku sangat kecewa pada anda dan orang-orang seperti anda. Pemimpi kelas berat. Dan motifator terbesar ku buat jadi perokok dan penyimpang. Mungkin kita tak kan pernah bersatu. Sekalipun ku coba tapi hati selalu anda tusuk dg perkataan yang tak pernah pake otak.
#Kangmas tercints
QKu mncoba menyisihkan perasaan ku yang sempat ku tananamkn. Walau sebenarnya perasaan ini begitu menghantui ku. Tapi orang seperti ku mungkin lebih suka hidup dalam diam dan kesendirian. Dan juga mungkin tak banyak orang yang dapat memahami menerima dan sejalan dengan pemikiran ku. Sebenarnya keinginan terdekat ku saat ini adalah mendaki gunung lawu dan melanjutkan study. Namun semua masih menjadi sebuah angan-angan yang jauh. Semua butuh dana yang tak sedikit. Sebenarnya aku lebih ingin menghabiskan waktu di sekitar pacitan wonogiri. Tempat aku lahir besar dan menaruh hati pada gadis-gadis d sana. Namun belum ada jaminan pekerjaan di sana untuk biaya sekolah. Tapi di sana aku lebih mendapatkan dunia ku. Bumi solidaritas dan pemikiran yang bebas. Di sana lebih dekat dengan orang yang kusayangi. Keluarga,sahabat dan kehidupan ala ku. Tapi satu pertanyaan ini masih mengacak-acak perasaan ku. Tinggal d pacitan atau balik ke ibu kota.
saat saat terindah adlah suatu ketika yang tak dapat ku gambarkan. Entah telah lalu atau mungkin masih jauh di depan sana. Bunga malam debgan aroma sedap malam. secangkir kopi tersambung sebatang rokok. Apa hidup ini begitu pilu dengan keberadaan ku. maafkan aku yang pernah ada dan mencintai mu diam-diam. dan berharap saat yang indah itu ada saat dengan mu. seperti dinginya taman sari yang setia menanti mekarnya sang Edelwaise, seperti itu lah sempat ku menanti kita dalam keabadian. aku tak bicara bukannya pengecut,juga bukannya tak tahu bagaimana kata-kata tentang Cinta. aku diam karena aku berharap kelak saat kita dewasa kita bisa punya rasa yang sama. yang kita lalui dengan keseriusan orang dewasa, satu untuk selamanya. NAMUN kini, aku harus berusaha mengatakakan sejujurnya pada hati ku sendiri. kalau aku tak pernah ada di hatimu. bahkn sebagai kenalpun telah buram siap terhapuskan. Hanya lamunan sesaat kau hadir dalam imaji ku. menghapus cerita tentang kita yang pernah SMA.
orang beruntung adalah ketika mencintai dan terbalas cintanya. dan yang paling beruntung adalah tak pernah jatuh cinta. dan paling sial adalah ketika mencintai orang yang salah. mungkin ini mirip pendapat Gie. tentang keberuntungan dan kehidupan. namun ini samaswkali bukan puisi namun ungkapan hati yang sedih tak kenai mimpi..
semoga kau selalu bahagia li dan terjawab atas semua pengorbanan,kesabaran dan kesetiaan yang selalu kau tanam di hati mu..
Akan datang dan berakir kemuraman jagad raya...
Saat keteraturan mulai terabaikan..
Mulai terlupakan
terasing dan tenggelam
atas nama kebebasan
hidup ini begitu membosankan
melelahkan
dan jenuh dalam penantian
setiap mata memandang
setiap tangan meraba
setiap apapun
yang terasa hanyalah gelap
suram tanpa cahaya indah
yang dengannya
kita hidup dalam perbedaan
semakin waktu semakin munafik
semakin wajah-wajah penuh akan keegoiasan..
"TUHAN JANGAN MARAHI AKU"
masih terlalu pagi bagi ku harus bangun subuh-subuh gini. d tambah lagi kesehatan ku yang memburuk akir-akir ini. tapi itu yang harus ku lakukan. menghabiskan sisa usia ku yang mungkin tak berapa lama lagi. hidup mati rejeki dan memang urusan Tuhan. namun keadaan yang kian memburuk tidak menutup kemungkinan prediksi dokter itu benar. suara Azhan subuh sudah mulai terdengar. aku harus bergegas sebelum maut mendahuluiku. Udara pagi memang membuat ku megetarkan gigiku. Tapi aku harus terus lanjut untuk mengubah pandangan orang yang negatif tentang ku. mungkin ini aneh. betapa tidak aku yang biasa tawuran dan perang d jalanan kini lebih sering menghabiskan waktu di Masjid dekat rumah ku. sekali pun aku di kenal sebagai sosok yang pendiam dan sopan namun kedatangan pak polisi dua kali di bulan ini mungkin telah merubah pandangan mereka.
subuh berlalu,matahari juga kian meninggi. segala kesibukan telah ku siapkan untuk hari ku. walaupun sesekali ibu ku meminta ku untuk tinggal di rumah karena kondisi ku yang memburuk akir-akir ini. tapi aku ga mau menghabiskan waktu berteman sakit dan merepotkan orang lain. aku ingin seperti aku yang sudah-sudah. walau tak ku pungkiri kemungkinan terburuk bisa saja terjadi di luar sana.
pukul 07.00 Wib. aku bergegas menuju sekolah. aku berjalan kaki menuju halte bus di dekat rumah sendirian. Jam segini anak-anak yang lain mungkin sudah tiba di sekola. sarapan d kantin atau ngerjain PR yang mereka tinggal Dugem semalam. Tapi bagi ku ini hal biasa. berangkat sendiri dan datang di sekolah harus Apel sama Guru BP dan sepasang Satpam di gerbang Sekolah. setelah sebentar menunggu akupun berangkat bersama bus yang setia bersama ku setiap pagi. sampai di depan gerbang para polisi sekolah bersenjata lengkap dengan buku ketertiban setia menanti ku tanpa ekspresi . ya, mungkin mereka sudah terbiasa dengan agenda pagi ku setiap hari. tapi saat aku senakin dekat ada satu hal yang aneh di antara barisan mereka. ada orang yang masih kaku menyambut ku di belakang para penegak tatatertip SMA satu ini. biasanya aku cuma ngambil dispen telat dan masuk kelas. tapi tidak dengan pagi ini. aku harus tanya jawab dulu dengan satu makluk asing ini. dan ujung-ujungnya aku harus hormat pada tiang bendera pagi ini. seperempat jam aku hormat dan masih ada bonus dua puluh lima push up lagi. haduh ini bisa-bisa aku pingsan di sini.aku coba nego dengan guru satu ini. namun ada yang lebih wah dari push up dua puluh lima di pagi ini. ya masih ada yang memecah kan rekor keterlambatan ku pagi ini. ya,Amelia si gadis manis sekolah ini datang di sekolah setelah ku. pak satpam tertawa heran sambil menatap ku.
"haahahaa.. lihat Pras,rekor mu terpecahkan."kata nya sambil menunjuk Amelia di gerbang sekolah yang terburu-buru sambil membenahi poni dan raut wajah yang ketakutan.
from the corner of my heart I had a dream..
love the simplicity and sincerity of feeling..
and a reply to the hope that this love..
and we make all the beauty in our grasp..
and with you I will always color the life of this...
only with you..
today and tomorrow and the day after tomorrow..
so hopefully forever
Wp Theme by Promiseringsdesigns. Blogger Template by Anshul Distribution By New Blogger Templates.
Filed Under : by tri widhiono




















