Malam ini kembali kudengar debur ombakmu..
Alunan udara yang tak membuatku dingin.
Juga nyanyian mereka yang insomnia.
Semua seakan menjadi kawan.
Menghabiskan sisa malam sampai kuterpejam.
Atau sampai pagi datang menjelang.
Generasi-generasi itu terus tumbuh.
Mengganti yang lama kobarkan asa.
Walau naif, tapi itu yang musti terjadi.
Kita tak bisa terus memaksa.
Menyeragamkan visi pada zaman yang tak lagi sama.
Percayakan dan yakinkan.
Biar yang muda jadi nahkoda.
Sementara suara ombak terus mendebur.
Dan derik2 jangkrik menggaung.
Diantara sela-sela tanah kering.
Tak ada-ada akan adanya hujan. Dan tak ada wacana irugasi diladangini.
Nampu, 01 nov 15
Alunan udara yang tak membuatku dingin.
Juga nyanyian mereka yang insomnia.
Semua seakan menjadi kawan.
Menghabiskan sisa malam sampai kuterpejam.
Atau sampai pagi datang menjelang.
Generasi-generasi itu terus tumbuh.
Mengganti yang lama kobarkan asa.
Walau naif, tapi itu yang musti terjadi.
Kita tak bisa terus memaksa.
Menyeragamkan visi pada zaman yang tak lagi sama.
Percayakan dan yakinkan.
Biar yang muda jadi nahkoda.
Sementara suara ombak terus mendebur.
Dan derik2 jangkrik menggaung.
Diantara sela-sela tanah kering.
Tak ada-ada akan adanya hujan. Dan tak ada wacana irugasi diladangini.
Nampu, 01 nov 15
Filed Under : by tri widhiono
Rabu, 04 November 2015
0 komentar:
Posting Komentar