Semestinya kerinduan itu seperti embun pagi. Datang dengan kesejukan dan menghilang bersama kehangatan. Menyapa dalam keheningan melambaikan tangan saat dunia mulai bernyanyi.
Kerinduan. Semestinya akan selalu memberi kebahagian disaat datang datang dan perginya. Karena saling mencintai tak akan menyiksa sekalipun sekedar beratnya rasa, merindu.
Selamat pagi manisku, apa kabar?. Sudah mandikah?.
Sudah berapa hari ini, badan agak kurang enakan. Pilek, batuk dan sempat juga nyeri dibagian belakang dada hingga sesak untuk bernafas. Tak usahlah, tak perlu kau kwatir. Cuaca yang seperti ini, wajar bila sakit menyapa.
Pekan pertama, bulan terakhir tahun ini. Sebuah awal bulan yang dingin diguyur hujan dengan durasi yang begitu panjang. Masalah yang bermunculan, banjir, longsor, hingga pemadaman listrik yang menjadi rutin di Pacitan Barat. Ya, semoga semua lekas teratasi. Diberikan solusi dan kembali membaik. Dengan ada atau tidaknya hujan, beberapa Media dan kalangan elit politik memanglah sudah sakit. Mungkin itu sudah kronis. Pemberitaan yang tak berimbang, tak obyektif dan berpihak adalah wajah dari sebagian Media masa. Mereka hanya tahu soal uang dan bertengger jumawa dibalik perlindungan undang-undang pers. Gila memang. Ditambah adanya segelintir elit politik yang menjadi penumpang pemberitaan untuk kepentingan mereka dan golongannya.
Yah, dunia ini semakin gila terasa.
Filed Under : by tri widhiono
Selasa, 06 Desember 2016
0 komentar:
Posting Komentar