Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

11 nopember 14

jiwa-jiwa lemah dalam rintik hujan. teduh menghadap pada mega-mega mendung yang redup. ragamu sayup, menahan muak yang teramat. sesekali mengguman tak jelas. sedang kobaran terpancar dari cara pandangmu yang membakar. luapkan saja, luapkan bersama segala yang kau pendam membatu di hati.  hatimu bukan wadah yang terbuat dari baja.  seberapa mampu menahan beban yang tak terhitung oleh logika. lalu apakah manusia diciptakan saling melengkapi?, sedang selalu saja satu sama lain saling menuntut sempurna. entahlah, kadang terlalu banyak masalah yang teselesai dengan logika.

hujan berlalu. namun langit masih saja redup. sesekali nampak celah mega-mega gelap tertembus cahaya. matahari kemana, dan mungkin hujan masih akan datang lagi.
ini sudah menjelang pukul setengah tiga sore. bocah-bocah SMAN juga sudah pulang, sebagian. sebagian lagi masih sibuk di dalam kelas dengan kertas, tinta, dan orang-orang tua yang menuntut mereka sempurna. heh,.. semoga sukses nak.
nopember sudah berusia sebelas hari. hujan mulai datang dalam pelan. benih-benih padi ditebarkan. buruh-buruh cangkul mengasah cangkulnya yang sesaat digantungkan karena kemarau hebat. semua bersuka ria, mungkin karena hujan telah tiba.

0 komentar:

Posting Komentar