Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

dear bintang.

selamat pagi bintang, apa kabarmu?. hari ini berada di tiga belas nopember. sedang apa kamu, bintang?, sudahkah mulai mengerjakan skripsimu?. semoga kamu sukses selalu.
pagi ini, matahari bersinar cerah di kota ini. bagaimana dengan matahari kota kita,bintang?. apa sudah mulai nampak para paman petani menggarap sawahnya selepas hujan yang turun belakangan ini. yah, mungkin sudah bisa berlanjut dalam kisahnya. mungkin hanya aku saja yang terpaku diam dalam mimpi-mimpiku tentang mu. mungkin itu terdengar lucu, tapi orang lucu itu masih ada. yang pagi ini masih sempat menulis ini sebelum sibuk menata kertas melayani adek-adek SMA.
semenjak hari itu, ku sadar kalau komunikasi kita tak selancar dulu. dulu pun hanya sebentar kita saling bicara walau lewat rangkaian huruf dalam layar. dan itu pun cuma beberapa saat.
aku pernah bilang walau hanya di  media facebook. "jadi orang itu harus konskwen dengan ucapannya". setelah itu aku pun menghapus perteman kita dari dunia facebook. semenjak itu tak lagi ada komunikasi dan harapan kalau Tuhan menciptakanmu untukku.
walaupun begitu, harus ku akui tak ada wanita yang bisa membuatku jatuh hati seperti saat aku jatuh hati padamu. dan akupun bertekat untuk tak pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun. karena aku masih berharap kelak, setelah kamu lulus nanti aku ingin menanyakan perasaanku ini lagi padamu. kau ingat bintang, pesan singkat di pagi itu, katamu kau masih ingin konsen sama sekolah dan nilai-nilai mu. dan mungkin sebentar lagi kau lulus dengan gelar sarjana mu. tapi, tapi mengapa takdir tak juga tersenyum pada harapan panjang ku ini. akupun mulai tak tahu musti bagaimana. aku sadar, aku hanya laki-laki biasa. yang tak sanggup di prioritaskan. mana mungkin kamu bisa hadir dalam cerita hidupku layaknya rama dan sinta, tak juga naroto dan hinata. heh, aku bukan siapa-siapa. menjelang kamu selesaikan urusan mu dengan buku dan penamu, aku malah yang tak yakin. beritahu aku bintang, apakah harus mengubur mimpi ini dalam-dalam?. bukan mengubur, lebih tepatnya menyimpannya. bagaimana menurutmu bintang?, apa aku harus menyerah, bintang?. setelah ku biarkan perasaan itu mengunci hatiku bertahun-tahun. apa harus berakir sebagai kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan?, setelah diam-diam aku diam, tak banyak berkata membiarkanmu tetap dengan sekolahmu. hanya sesekali bertanya kabar, atau sekedar mengucapkan selamat ulang tahun padamu. yang belakan tak ada respon DM ku. apa aku harus berhenti sampai disini, bintang?. aku mungkin hanya laki-laki yang kurang beruntung mencintaimu, tapi mencintamu adalah bahagia untukku. walau aku merasa tak pernah ada dalam bayang mu.

biar bagamana pun, aku hanyalah aku, dan kamu tetaplah bintang. yang berada di langit masa depan. yang hanya dengan keajaiban, aku menggapainya. mungkin aku hanya cukup sampai disini. terimakasih untuk semua. semoga kamu selalu bersama kebahagiaan. sampai jumpa bintang, entah bagaimana akhirnya, biar Tuhan bersama kuasanya.
selamat atas belajar dan kerja kerasmu, semoga kau sukses selalu. kini aku pun ingin menjadi sepertimu, bersungguh-sungguh untuk mengejar  mimpi-mimpiku. dan entah bisa atau tidak, sanggup atau tidak, aku akan belajar mencintai wanita lain semampuku. yah, tanpa sadar kau adalah guru dan inspirator terbaik dalam hidupku. setidaknya aku berharap bisa mengenalmu walau sebagai teman.

thank's for all. u're the best teacher and inspiration of my life. never forget of you.

0 komentar:

Posting Komentar