Pada dasar tujuan kita sama. Membawa perubahan untuk kampung kita yang lebih baik. Seperti halnya yang pernah kita bicarakan. Memangsih, ada sedikit ketidak sepahaman soal cara. Tapi sudahlah, waktu itu saya anggap itu hanya sangat kecil sekali ketidak sepahamannya. Dan sekarang, saya menyadari. Titik kecil itu telah melahirkan masalah yang besar. Saya tidak bermaksud mengangkat ataupun mempermasalah perbedaan pendapat. Tapi, karena ada sikap yang menurut saya menekan pada teman-teman saya, wajar jika saya menunjukan reaksi.
Saya tidak bermaksut mengurusi urusan kalian yang merasa "paling pemuda". Karena saya sadar, saya bukan orang tua yang bisa dijadikan panutan, dan saya pun tak ingin dan tak berminat jadi panutan.
Malam itu, berdasarkan "Jarene". Tapi ini diakui lebih dari tiga orang. Saya lanjutkan, malam itu teman-teman saya dikumpulkan di Masjid oleh seseorang yang merasa memiliki kewenangan. Dengan dalih ingin mendamaikan mereka yang punya masalah. Saya apreasi tujuan baiknya. Tapi, menurut saya terlalu dini untuk mendamaikan masalah yang masih samar-samar. Urusan teman-teman terlalu pribadi untuk diangkat kedalam sebuah forum. Terlebih-lebih ada penggiringan opini yang menuju adanya masalah antara "kulonan - etanan". Terlebih lagi adanya orang "diluar pemuda" yang turut hadir pada acara yang tak semestinya ada. Malam itu juga beredar isu akan ada perkelahian. Seseorang diantara teman-teman menerima sms " pye, sido gelut ora?", kurang lebih begitu.
Saya bukan orang yang pandai soal organisasi. Tapi setidaknya saya pernah ikut organisasi dari karang taruna, organisasi pada jaman sekolah. Saya tahu betul bagaimana organisasi tersebut memegang teguh peraturan. Tapi tetap saja, seorang pimpinan tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak. Ngomongnya saja "mohon kritik dan saran", tapi dikritik langsung mengeluarkan ultimatum mengundurkan diri, ditengah krisis generasi. Pimpinan macam apa yang seperti itu. Pimpinan bukanlah tukang ngatur, pimpinan harus berani mengabaikan kepentingannya. "Padang pikirre, ombo atine, dowo ususe". Itulah pimpinan.
Nuwun agungsih samudro pangsami.
Benk_wd
Filed Under : by tri widhiono
Selasa, 01 September 2015
0 komentar:
Posting Komentar