Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

07 Desember 2015

Bukan apa-apa. Ketika lahir dan tak mengenal siapapun. Lalu berlahan diperkenalkanNya pada satu-persatu jagad semesta ini. Ibu, Bapak, serta sebaris orang-orang terdekat.

Bukankah yang semula tak kenal itu duperkenalkan dan dikumpulkan?, kau tahu, pada akhirnya semua perkenalan dan kebersamaan itu hanya untuk saling meninggalkan. Pada hakekatnya, tak ada keabadian di bumi ini. Seberapa lama, seberapa erat hubungan pada akhirnya akan kandas dalam satu perpisahan. Lihatlah disekitar, wajah-wajah yang kita tak inginkan berlalu itu juga akan pudar. Meninggalkan kita, mengantarkan kita pada kesunyian abadi. Manusia hanyalah makluk kesepian, dan tak akan menang menyanding kesepian. Kerabat, sahabat, bahkan yang memeluk erat kita sampai pagi datang, juga akan membawa kita pada perpisahan. Berbahagialah dalam kesepian, damailah dalam kesendirian. Karena semua yang kau harapkan abadi hanyalah ilusi. Yah, ilusi. Pun dunia ini juga ilusi.

Memang beginilah dunia kita. Dunia tempat kita kenal dan jatuh hati. Dunia yang menipu, dunia yang begitu ilusionis.

0 komentar:

Posting Komentar