Bersama udara panas yang mengisi bus 3/4 antar kota antar propinsi. Pengap memang, tapi ini bus satu-satunya menuju negeri sang sultan. Sepanjang jalan, kehidupan masyarakat tak jauh beda. Bentang alamnya pun tak jauh beda, hanya saja pegunungan disini terlalu syur :D berbeda dengan pegunungan di Pacitan, ini lebih nampak seperti karang-karang di tepian pantai watukarung. Kayu-kayu tahunan tak begitu mrndominasi.
Ya, sama-sama wilayah geopark gunung sewu tapi masih banyak perbedaan. Itulah keberagaman.
Geopark Gunung Sewu. Aku tak tahu pasti, batas-batas jelasnya mana yang termasuk Geopark Gunung Sewu. Sayang saja, kalau tambang-tambang batu kapur yang barusan nampak itu masih wilayah Geopark Gunung Sewu. Bukit-bukit diratakan, diambil sarinya lalu ditinggalkan. Jika iya ini masih wilayah Geopark Gunung Sewu, lalu apakah tak patutkah mempertanyakan peran pemerintah dengan adanya tambang-tambang batu kapur. Sebagai warisan budaya dunia, yang menempatkan nama negara di mata internasional mendapat perhatian. Tentu, itu sudah selayaknya.
Jogja mungkin masih lumayan jauh. Ini akan perjalan yang panjang. Setelah jogja masih menyambung lagi kearah barat yang lumayan. Semoga saja, sampai di Kebumen sebelum petang.
Ya, sama-sama wilayah geopark gunung sewu tapi masih banyak perbedaan. Itulah keberagaman.
Geopark Gunung Sewu. Aku tak tahu pasti, batas-batas jelasnya mana yang termasuk Geopark Gunung Sewu. Sayang saja, kalau tambang-tambang batu kapur yang barusan nampak itu masih wilayah Geopark Gunung Sewu. Bukit-bukit diratakan, diambil sarinya lalu ditinggalkan. Jika iya ini masih wilayah Geopark Gunung Sewu, lalu apakah tak patutkah mempertanyakan peran pemerintah dengan adanya tambang-tambang batu kapur. Sebagai warisan budaya dunia, yang menempatkan nama negara di mata internasional mendapat perhatian. Tentu, itu sudah selayaknya.
Jogja mungkin masih lumayan jauh. Ini akan perjalan yang panjang. Setelah jogja masih menyambung lagi kearah barat yang lumayan. Semoga saja, sampai di Kebumen sebelum petang.
Filed Under : by tri widhiono
Kamis, 24 Desember 2015
0 komentar:
Posting Komentar