Selamat malam Pebruari. Seberapa kah Kebahagianmu hari ini?.
Hari ini cukup lelah. Cape. Cape segala-segalanya. Yah, kerja keras pasti tak jauh dari kata cape atau lelah.
Sampai detik ini, aku masih bukan siapa-siapa. Selama ini pun, aku juga masih bersenang-senang. Belum ada yang patut dibanggakan. Sebagai seorang anak, teman, kerabat,mungkin juga sebagai calon suami. Usaha itu selalu ada. Hanya saja selama ini soal materi masih aku kesampingkan. Aku masih,...emmtt.., sudahlah.
Pada saatnya, aku berjanji akan membanggakan kalian. Sebagai seorang anak, teman, kerabat, calon suami bahkan seorang suami dan ayah. Aku janji.
Entah mengapa, wanita selalu menjadi hal yang menarik untuk ditulis, diceritakan, dan... Diapapun. Indah. Seperti pelangi, namun lebih berwarna. Seperti senja, namun tak terbatasi durasi. Seperti lukisan, namun lebih nyata. Seperti,.. Namun selalu saja lebih. Tak halnya duri. Wanita itu seperti darah bagi seorang laki-laki. Memberi kehidupan namun bisa saja membuat racun menyebar. Bukan wanita yang perlu kita jaga, melainkan racun itu. Tanpa racun itu kau hanya akan mendapati kehidupan darinya. Sang kekasih hati.
Sampai akirnya kita harus memilih satu atau pun beberapa diantara hamparan surga kecantikan. Kalau aku sih cukup satu saja. Insyaallah...
Tentu itu bukan menjadi hal yang mudah. Memilih satu ditengah "padang wanita". Bukan soal apa-apa. segala hal yang berhubungan kata "Pilih" dan berawalan kata "me", akan selalu membutuhkan peetimbangan. Dan wanita,... Susah mendiskripsikan wanita. tapi yang jelas, wanita tak seperti soal ujian nasional. Yang untuk memilih satu opsi jawaban punya rumus yang dapat dipertanggung jawabkan ketepatannya. Kepandaian saja tak cukup. kawan. Ada yang bilang, "... Wanita itu lebih gaib dari Tuhan.."
Sayang, wanita tak dapat dicoba seperti saat kita mencari sepatu ataupun topi. Walau kenyataanya,... Maaf, kenyataan yang aku lihat banyak sekali yang begitu. Lihatlah kawan, di tempat- tempat gelap, di tempat yang rahasia. Bisa kita jumpa orang yang hilang kebanggaannya sebagai manusia. "penjajakan" katanya. Heh, hati- hati kawan, yang menjajaki sungai saja ada yang mati tenggelam ataupun hanyut. Apa yang dijajaki?, penjajakan hanyalah omong kosong. Seorang laki-laki harus kuat. Mengendalikan wanitanya agar menjadi yang terbaik. Wanita itu bukan sekedar teman tidur kawan. Bukan juga papan iklan tempat pencitraan gengsi dan popularitasmu. Dia adalah segalanya untukmu. Makluk yang berhak atas kasih sayang dan bimbinganmu. Yang selayak kau belai rambutnya, dan kau simpan benar-benar, bukan mengobralnya. Dialah yang akan melahirkan anak-anak kita. Mengajari generasi kita tentang kasih sayang dan kesetiaan.
manusia mudah mengatakan cinta, manusia mudah bilang sayang. itu wajar. itu bukanlah sebuah kebohongan. karena pada dasarnya, cinta kasih sayang adalah anugrah yang kuasa. yang dikaruniakan pada setiap manusia untuk semesta alam.
(benk wd)
Filed Under : by tri widhiono
Kamis, 26 Februari 2015

0 komentar:
Posting Komentar