Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

Dari sebelah barat kota

Manis,
Dari sebelah barat kota ini,
Menjelang pukul sepuluh malam,
Bersama gerimis tipis-tipis,
Aku datang padamu lewat barisan kata ini,
Sekedar menyapamu,
Dan bertanya,"apa kabarmu manis?",
Semoga selalu baik-baik saja.

Sepasang peri terbang menari diantara hujan,
Diantara mimpi-mimpi yang nyaris tenggelam,
Saat gelap menyelimuti syahdunya malam.
Bulan menjadi enggan,
Bintang terdekap dalam peraduan.
Lalu Adakah dongeng pengantar tidur,
Dan meyakinkan untuk segera hengkang dari realita.
"turuo, kwe ki lelah".

Sementara disana,
Di tempat yang jauh.
Sebuah ludruk digelar.
Sebuah cerita negeri,
Negeri yang demokratis tapi lucu.
Yah,lucu..
Sebuah negeri megah dengan pilar-pilar demokrasi,
Tinggi menjulang beratap pluralisme,
Di atas pilar-pilar monarki kokoh yang usang.
Namun Selalu saja begitu,
Orang-orang kecil yang dipertumbalkan.
Mencari pemimpin yang didapat penguasa,

Lalu kapan aku dengar dongeng yang lebih indah.
Lebih dari tentang cinderela dengan keretanya.
Atau robinhood dengan keberaniannya.

Manis,
Semoga kelak aku dan kamu pun bisa.
Menjadi cerita yang membuat bocah bermimpi indah.
Semoga.

0 komentar:

Posting Komentar