Yang saya rasakan, yang saya lihat

Benk Widhiono

@benkwidhiono

Omong kosong

Cinta tak pernah merestui kesetianmu. Karena kesetianmu hanya akan membawamu pada keegoisan. Mengistimewakan satu diantara banyak. Berharap lebih, mengikat orang yang kau sebut kau cintai dengan bermacam aturan yang membuatnya menahan nafas sebentar. Kau melarangnya pergi, sementara seseorang tak mungkin tinggal dengan perasaan terkekang. Diam berpura-pura terima dengan semua. Lalu cinta seperti apa yang merampas kebahagian orang di cintai?. Kau membuat cinta begitu kejam. Apa menurutmu cinta itu sebuah kebutuhan yang harus kau penuhi tanpa berimbal?, kau lebih mementingkan kepuasanmu. Begitukah?.

Cinta itu diam saja. Menerima dan mengerti peran. Jika cinta menurutmu syarat akan kebahagiaan, mungkin ada yang salah dengan persepsi cintamu. Cinta itu penderitaan, cinta itu rasa sakit. Karena cinta itu pengertian yang tak mengharap balas, tapi tahu diri.

Cinta yang kau dapat adalah rasa sakit yang orang lain rasakan, pun kelak seharusnya kau begitu. Karena cinta tanpa pengorbanan, cinta tanpa rasa sakit hanyalah omong kosong. Begitu kosong,... Teramat kosong.

Ibu melahirkan kita bertaruh nyawa. Mengandung kita begitu lama. Membiarkan kecantikannya dibagi dengan tumbuh anaknya.
Bapak bekerja dengan begitu lelah. Dengan serangkaian risiko yang tak jarang mempertaruhkan jiwa dan kehormatannya.
Setidaknya itu awal kau mulai disapa cinta, kau membuat mereka jatuh cinta. Sedang risiko tak cukup enteng. Lalu apa kau yakin memberikan cinta pada seseorang dengan tanpa rasa berkorban ataupun rasa sakit?.
Memangsih, cinta itu tak ber perhitingan, tapi cinta itu tahu diri.

0 komentar:

Posting Komentar